Kadis Kominfo Jatim : Jatim Siap Migrasi TV Digital
- 3238 view
- Kepala Dinas Kominfo,TV digital
Jatim Newsroom - Jawa Timur sudah siap melakukan migrasi dari TV analog ke TV digital, ini suatu tantangan dan peluang. Pergeseran teknologi analog justru memberikan peluang terutama untuk teman-teman media.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Prov Jatim, Hudiyono, dalam talkshow dengan tema ”Peluang dan Tantangan Siaran TV Digital Jatim”. bersama Imawan Mashuri dari JTV dan Eko Pamuji Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Jatim, Kamis (21/4/2022).
Hudiyono mengatakan, pergeseran migrasi dari teknologi analog ke teknologi digital bukan persoalan teknologi saja tetapi ini suatu perkembangan kualitas sistem komunikasi dan informatika. Masyarakat perlu memahami bahwa tidak ada yang sulit dari perubahan ini. Persoalan pergeseran migrasi ini akan kita selesaikan dengan Cettar (Cepat, Efektif dan Efisien, Tanggap, Transparan, Akuntabel dan Responsif ).
Imawan Mashuri mengatakan dunia bertumbuh menjadi keinginan kita untuk mendigitalisasi, karena tv digital itu presisi atau kualitasnya bersih. Frekuensi yang dipakai oleh televisi adalah golden frekuensi artinya frekuensi terbaik atau paling sempurna, karena televisi berfungsi sebagai media yang tidak hanya sekedar memberi hiburan tetapi juga mempunyai kewajiban memberi informasi.
Sementara Eko Pamuji mengatakan, tantangan terberat media konvensional walaupun menggunakan teknologi digital adalah pada konten. Karena konten itu tidak hanya menampilkan text atapun foto maupun video. Sementara media online, satu media bisa dirangkul semua kecuali media cetak,. Jadi media online memiiki tempat yang luas untuk konten yang banyak. Dengan media online sekali klik kita bisa mendapatkan semuanya seperti yang kita mau. Sementara peluang media online adalah bisa membuat kanal dengan berbagai pilihan.
Migrasi TV digital dibagi menjadi tiga tahap Analoq Switch Off (ASO) / penghentian siaran TV analog, pada tahap pertama dimulai pada tanggal 30 April 2022, yaitu Jatim-3: Sampang, Pamekasan, Sumenep, Jatim-4: Lumajang, Jember, Bondowoso, Jatim-5: Situbondo, Jatim-6: Banyuwangi, dan Jatim-10: Pacitan. Sedangkan tahap dua dilaksanakan pada 25 Agustus 2022 meliputi Jatim-1: Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan (Kab.), Pasuruan (Kota), Mojokerto (Kab.), Mojokerto (Kota), Jombang, Lamongan, Gresik, Bangkalan, dan tahap ketiga pada 2 November 2022 meliputi Jatim-2: Malang (Kab.), Malang (Kota), Batu, Probolinggo (Kab.), Probolinggo (Kota), Jatim-7: Kediri (Kab.), Kediri (Kota), Tulungagung, Blitar (Kab.), Blitar (Kota), Nganjuk, Jatim-8: Bojonegoro, Tuban, Jatim-9: Madiun (Kab.), Madiun (Kota), Magetan, Ponorogo, Trenggalek, Ngawi. (yan/n)
Berita Terkait



Hari Keluarga Internasional, Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Ketahanan Keluarga di Era Digitalisasi
15 Mei 2023
#Khofifah Indar Parawansa,Gubernur Jawa Timur,harikeluargainternasional

Di Harlah PCI Muslimat NU Hong Kong - Macao, Gubernur Khofifah Tekankan Kewaspadaan Penipuan dan Pemerasan pada PMI
15 Mei 2023
#Khofifah Indar Parawansa,Gubernur Jawa Timur,PMI Jatim

Gubernur Khofifah Tawarkan Pelatihan Ekonomi Digital pada PMI Asal Jatim di Hong Kong
15 Mei 2023
#Khofifah Indar Parawansa,Gubernur Jawa Timur,PMI Jatim