Disperindag Jatim Imbau Kab/Kota Susun Rencana Pembangunan Industri

  • 155 view

Hal tersebut dilakukan sesuai amanat UU no 3 tahun 2014 yang telah mengamanatkan bahwa setiap pemerintah daerah baik Provinsi maupun Kab/Kota diwajibkan untuk menetapkan Peraturan Daerah Rencana Pembangunan Industri. Selain itu juga regulasi yang mengatur tentang penyusunan RPIP dan RPIK yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perindustrian nomor 110 tahun 2015 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 113 tahun 2018.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Drajat Irawan mengatakan bahwa RPIK memuat arah pengembangan kawasan industri yang ada di suatu wilayah. Pengembangan tersebut selaras dengan semangat Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dalam  mendorong visi industrialisasi Jawa Timur sebagai Leading Smart Industrial Province.

“Pembangunan ekonomi termasuk sektor industri harus berjalan bersamaan bersamaan dengan pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan. Pemprov Jatim terus berupaya untuk menumbuhkan dan mengembangkan sektor industri,” kata Drajat melalui siaran pers, Sabtu (04/09/2021).

Dirinya mengatakan bahwa industri andalan di Jawa Timur terdiri dari berbagai jenis industri antara lain adalah industri mamin, industri tekstil dan alaskaki, industri kertas, industri farmasi obat dan tradisional, industri barang dari karet dan plastic, industri peralatan listrik, industri mesin dan perlengkapannya, serta industri alat angkut.

Di Jawa Timur sendiri beberapa daerah yang telah menerapkan Perda RPIK antara lain adalah Kota Mojokerto, Kota Kediri, Kab. Nganjuk, Kab. Mojokerto, dan Kab. Lamongan. Sehingga diharapkan Kab/Kota lainnya secepatnya menyusun dan menetapkan Peraturan Daerah Rencana Pembangunan Industri, sehingga bisa dijadikan Pedoman bagi perangkat usaha, pelaku industri dan masyarakat dalam membangun industri  di daerah.

“Harapannya dengan adanya Peraturan Daerah tentang RPIK tersebut, dapat membantu para pelaku usaha untuk mendapatkan kepastian hukum dalam menjalankan usahanya. Sehingga mampu mendorong peningkatan pergerakan perekonomian Jawa Timur,” pungkas Drajat.



Berita Terkait
Lepas Pawai Ogoh-Ogoh di Tosari Pasuruan, Wagub Emil: Hari Suci Nyepi Momen Refleksi dan Kontemplasi
Lepas Pawai Ogoh-Ogoh di Tosari Pasuruan, Wagub Emil: Hari Suci Nyepi Momen Refleksi dan Kontemplasi

26 Maret 2023
#wagub,wagubemildardak,jawatimur

Selengkapnya
Pemprov Jatim Dukung Bupati Sumenep Hidupkan Kereta Mati di Madura
Pemprov Jatim Dukung Bupati Sumenep Hidupkan Kereta Mati di Madura

26 Maret 2023
#wagub,wagubemildardak,jawatimur

Selengkapnya
Wagub Emil Sebut Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Lembaga Pendidikan Turut Menjaga Kebhinekaan
Wagub Emil Sebut Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Lembaga Pendidikan Turut Menjaga Kebhinekaan

26 Maret 2023
#

Selengkapnya
Misi Dagang Jatim - Kaltara Catat Transaksi Final Mencapai Rp 279,332 Milyar
Misi Dagang Jatim - Kaltara Catat Transaksi Final Mencapai Rp 279,332 Milyar

26 Maret 2023
#wagub,wagubemildardak,jawatimur

Selengkapnya
Wagub Jatim Raih Chief of Transformation Award 2023
Wagub Jatim Raih Chief of Transformation Award 2023

26 Maret 2023
#wagub,wagubemildardak,jawatimur

Selengkapnya