Warga Binaan Pemasyarakatan Diimbau Tetap Harus Patuhi Prokes

  • 87 view
  • prokes,pemasyarakatan,binaan

Jatim Newsroom – Kondisi pandemi yang menunjukkan tanda-tanda melandai tak membuat petugas lapas/ rutan di Jatim terlena. Kanwil Kemenkumham Jatim tetap mewajibkan jajarannya agar tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.

Hal itu ditegaskan Plt Kakanwil Kemenkumham Jatim, Wisnu Nugroho Dewanto hari ini, Senin (11/4/2022). Wisnu menjelaskan bahwa selama Ramadan, kondisi lapas/ rutan di Jatim relatif terkendali. Meski jumlah penghuni menunjukkan tren kenaikan. “Akhir tahun 2021, jumlah warga binaan sekitar 26.000-an, per hari ini sudah mencapai 28.000an,” ucap Wisnu.

Tren ini membuat 39 lapas/ rutan di Jatim semakin sesak. Untuk itu, Wisnu mewajibkan jajarannya untuk tetap berpedoman pada aturan-aturan yang mengatur pengelolaan lapas/ rutan selama pandemi. “Salah satunya terkait kebijakan karantina untuk warga binaan baru, tetap harus 14 hari di sel khusus,” tegas Wisnu.

Sementara itu, salah satu lapas yang mengalami overkapasitas adalah Lapas Sidoarjo. Saat ini, lapas yang terletak di jatung kota delta itu dihuni oleh 1.041 warga binaan. Padahal kapasitas normalnya hanya 370 orang saja. “Selain itu, masih ada 96 warga binaan yang kami titipkan ke polres,” ujar Kepala Lapas Sidoarjo Teguh Pamuji.

Teguh menjelaskan, pihaknya memang belum menerima warga binaan yang statusnya masih penyidikan kepolisian maupun kejaksaan. Kebijakan ini sudah berlaku sejak awal pandemi. Tujuannya, agar lapas tidak terlalu penuh. Sehingga, sebisa mungkin menerapkan protokol kesehatan. “Kami masih sesuai SOP dari Ditjen Pemasyarakatan, kami hanya menerima tahanan yang statusnya AIII (dalam tingkat pemeriksaan Pengadilan Negeri) atau pindahan dari rutan yang statusnya sudah inkracht,” jelas Teguh.

Tidak itu saja, pihaknya juga melakukan pemeriksaan dan penyuluhan kesehatan kepada penghuni baru. Usai diberikan pengarahan terkait penerapan protokol kesehatan dalam lapas, warga binaan baru akan ditempatkan di sel isolasi selama 14 hari. Sebelumnya, mereka juga dites swab antigen. “Pihak dokter lapas akan melakukan pemantauan selama proses karantina untuk memastikan warga binaan baru dalam kondisi sehat,” ujar Teguh.

Dengan begitu, Teguh menjelaskan bahwa kondisi kesehatan warga binaan relatif terkendali. Hingga saat ini, tidak ada kasus aktif yang menimpa warga binaannya. “Selama belum ada petunjuk lanjutan dari Ditjen Pemasyarakatan, maka prokes pengendalian COVID-19 akan tetap kami terapkan,” tutup teguh. (fri/n)



Berita Terkait
Dosen Unair Raih Penghargaan Golden Squirrel Tail di Belanda
Dosen Unair Raih Penghargaan Golden Squirrel Tail di Belanda

18 Mei 2022
#unair,belanda,penghargaan

Selengkapnya
Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2022, Gubernur Khofifah Bacakan Amanat Kapolri
Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2022, Gubernur Khofifah Bacakan Amanat Kapolri

18 Mei 2022
#gubernur,jatim,Polda Jatim,Apel Pasukan ketupat semeru 2022

Selengkapnya
Peringatan Hari Bumi 2022, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Jatim Peka Masalah Lingkungan
Peringatan Hari Bumi 2022, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Jatim Peka Masalah Lingkungan

18 Mei 2022
#Khofifah Indar Parawansa,Gubernur Jawa Timur

Selengkapnya
Quality Assurance di Gresik, KKP Buka Peluang UKM Jangkau Pasar Ekspor
Quality Assurance di Gresik, KKP Buka Peluang UKM Jangkau Pasar Ekspor

18 Mei 2022
#UMKM,KKP,gresik

Selengkapnya
Gubernur Khofifah Kembali Raih TOP Pembina BUMD 2022
Gubernur Khofifah Kembali Raih TOP Pembina BUMD 2022

18 Mei 2022
#Khofifah Indar Parawansa,Gubernur Jawa Timur

Selengkapnya