Simak Empat Karakteristik Virus Covid-19. Varian Omicron Berbeda dari Varian Lain

  • 930859 view
  • omicron,unair

Jatim Newsroom - Kasus Covid - 19 varian omicron di Indonesia pertama kali ditemukan pada Kamis (16/12/2021). Sejak saat itu, jumlah kasus varian omicron di Indonesia terus bertambah setiap harinya. Laura Navika Yamani salah satu epidemiolog, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (Unair) mengatakan, terdapat empat karakteristik virus Covid-19 varian omicron yang membedakan dengan varian lainnya.
 
Laura mengungkapkan, sejak varian omicron pertama kali ditemukan di Afrika Selatan, dalam kurun waktu satu minggu saja kasus Covid-19 disana mengalami peningkatan sebanyak dua hingga tiga kali lipat. Hal tersebut yang menjadi dasar bahwa varian omicron perlu diwaspadai karena daya tularnya lima kali lebih cepat apabila dibandingkan dengan varian delta sebelumnya.
 
“Virus Covid-19 varian delta daya tularnya tujuh kali lebih cepat apabila dibandingkan dengan virus yang pertama kali muncul di Wuhan, sedangkan omicron lima kali lebih cepat apabila dibandingkan dengan varian delta. Jadi bisa dibayangkan bagaimana berbahayanya varian omicron ini,” tambah Laura, di Surabaya, Senin (3/1/2022).
 
Tingkat Keparahan Lebih Rendah
Laura juga mengungkapkan bahwa varian omicron memiliki tingkat keparahan yang lebih rendah jika dibandingkan dengan varian delta. Tetapi, sambungnya, yang perlu digaris bawahi adalah ketika varian omicron memiliki daya tular yang lebih cepat dan tidak ada langkah antisipasi lebih awal sehingga banyak orang yang terinfeksi maka akan berisiko terjadi penularan yang lebih luas.
 
“Apabila tidak dibendung maka kasusnya akan semakin banyak dan mungkin bisa menyebabkan fasilitas kesehatan overload. Ketika fasilitas kesehatan penuh, maka penanganan pasien bisa terlambat sehingga keparahan penyakit pasien meningkat atau bahkan bisa menyebabkan kematian,” ucap Laura.
 
Lebih lanjut, Laura menjelaskan bahwa sebelumnya jika ingin mengetahui seseorang tertular virus Covid-19 varian yang mana maka harus menggunakan tes dengan metode Whole Genome Sequencing (WGS). Namun untuk saat ini, jika ingin mengetahui apakah seseorang terinfeksi virus Covid-19 varian omicron maka harus menggunakan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) dengan S Gene Target Failure (SGTF). “Jadi memang pemerintah telah menyiapkan metode tes terbaru yakni menggunakan PCR-SGTF agar deteksi kasus Covid-19 varian omicron bisa dilaksanakan dengan cepat,” tuturnya.
 
Efektivitas Vaksin Covid-19 Menurun untuk Melawan Varian Omicron
Ketika muncul varian baru dari virus Covid-19, terdapat kekhawatiran bahwa varian tersebut dapat melarikan diri dari antibodi yang telah terbentuk dari vaksin. Menurut penuturan Laura, maksud dari melarikan diri tersebut dapat diartikan bahwa antibodi yang ada di dalam tubuh tidak bisa mengenali virus Covid-19 yang masuk. Kenyataannya, vaksin Covid-19 yang diberikan masih bisa melawan varian omicron. Namun, dari hasil investigasi ditemukan bahwa terdapat penurunan efektivitas vaksin Covid-19.
 
“Pada varian virus Covid-19 yang muncul pertama kali di Wuhan, vaksin Covid-19 memiliki efektivitas hingga 95% namun untuk melawan varian omicron ini efektivitas vaksin Covid-19 menurun dan hanya sebesar 50%. Peneliti masih terus melakukan investigas terkait hal ini,” ungkap Laura
 
Tetap Terapkan 3 M dan Lakukan Vaksinasi
Terakhir, Laura menghimbau kepada masyarakat agar tetap menerapkan 3 M dengan ketat. Menurutnya, salah satu upaya untuk melawan varian apapun dari virus Covid-19 yakni dengan menerapkan 3 M tersebut.
 
Selain itu, masyarakat juga dihimbau untuk melakukan vaksinasi karena hingga saat ini vaksin Covid-19 masih efektif untuk melawan virus Covid-19 yang masuk ke dalam tubuh. Kalau tidak divaksin, sambungnya, maka varian apapun bisa menyebabkan kematian. (mad/hjr)



Berita Terkait
Dosen Unair Raih Penghargaan Golden Squirrel Tail di Belanda
Dosen Unair Raih Penghargaan Golden Squirrel Tail di Belanda

18 Mei 2022
#unair,belanda,penghargaan

Selengkapnya
Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2022, Gubernur Khofifah Bacakan Amanat Kapolri
Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2022, Gubernur Khofifah Bacakan Amanat Kapolri

18 Mei 2022
#gubernur,jatim,Polda Jatim,Apel Pasukan ketupat semeru 2022

Selengkapnya
Peringatan Hari Bumi 2022, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Jatim Peka Masalah Lingkungan
Peringatan Hari Bumi 2022, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Jatim Peka Masalah Lingkungan

18 Mei 2022
#Khofifah Indar Parawansa,Gubernur Jawa Timur

Selengkapnya
Quality Assurance di Gresik, KKP Buka Peluang UKM Jangkau Pasar Ekspor
Quality Assurance di Gresik, KKP Buka Peluang UKM Jangkau Pasar Ekspor

18 Mei 2022
#UMKM,KKP,gresik

Selengkapnya
Gubernur Khofifah Kembali Raih TOP Pembina BUMD 2022
Gubernur Khofifah Kembali Raih TOP Pembina BUMD 2022

18 Mei 2022
#Khofifah Indar Parawansa,Gubernur Jawa Timur

Selengkapnya