DINDIK SIAP SOSIALISASIKAN PELAKSANAAN UN PERBAIKAN

  • 2078 view

Jatim Newsroom - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyediakan opsi Ujian Nasional Perbaikan (UNP) sebagai alternatif bagi siswa yang mendapat nilai Ujian Nasional (UN) di bawah standar. Sebagai dukungan, Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur menyatajan siap menyosialisasikan pelaksanaan UN perbaikan.

Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Saiful Rachman mengatakan, meski pendaftaran UN sempat ditunda namun pihaknya siap menyosialisasikan pada peserta didik dan orangtua wali. “Untuk pendaftaran akan segera disosialisasikan. Kita dalam tahap mempersiapkan kebutuhan UN perbaikan seperti tempat ujian dan sarana prasarana lainnya,” katanya, Rabu (7/10) dikonfirmasi.

Sementara itu, Kemendikbud melalui Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Zainal Arifin Hasibuan menuturkan pendaftaran UNP telah dibuka sejak 28 September hingga 23 Oktober 2015. UNP diperuntukkan bagi siswa SMA/SMK sederajat dan Program Paket C yang nilainya kurang atau sama dengan 55 pada mata pelajaran tertentu atau belum menempuh ujian secara lengkap.

UNPakan dilaksanakan dengan ujian berbasis komputer atau yang lebih dikenal dengan istilah Computer Based Test (CBT). Calon peserta UNP dapat mendaftarkan diri secara online di laman http://unp.kemdikbud.go.id. Mengenai dengan tempat ujian, calon peserta dapat memilih di provinsi sekolah asal atau provinsi domisili saat ini. Jadwal pelaksanaan UNP pada 22 Februari hingga 5 Maret 2016. Sedangkan Hasil UNP diumumkan pada 19 Maret 2016.

Ia menjelaskan, pada prinsipnya peserta UN yang nilainya belum memenuhi standar boleh memilih untuk ikut atau tidak, namun sebagai penyelenggara, BSNP wajib memenuhi hak peserta didik yang belum mencapai standar untuk mengikuti ujian UNP.

Proses pendaftaran, dibuat sesederhana mungkin. Calon peserta cukup melakukan registrasi dengan nomor peserta UN 2015 dan tanggal lahir seperti yang tertera pada kartu peserta UN. Namun tetap ada verifikasi yang disiapkan dalam aplikasi pendaftaran.

Berdasarkan keterangan Dindik Jatim, hasil ujian nasional (UN) SMA/MA dan SMK 2015 di Jawa Timur yang mendapat nilai rata-rata 5,5 ke bawah, tercatat sekitar 35 persen dari jumlah total peserta UN. Sebagai solusi, Dindik mengimbau perangkat sekolah, terutama Kepala Sekolah dan guru untuk turut mengarahkan siswa mengikuti UN Perbaikan.

Penyelenggaraan UN perbaikan tidak mempengaruhi kelulusan siswa karena kelulusan sepenuhnya kewenangan sekolah. Jadi siswa bisa saja dinyatakan lulus dan sudah diterima di jenjang pendidikan lebih tinggi, namun tetap bisa mengikuti UN perbaikan untuk membenahi perolehan nilainya yang dianggap kurang.(luk)



Berita Terkait
Indeks SPBE Capai 3,62, Pemprov Jatim Terus Geliatkan Pelayanan Publik yang Cepat, Efisien, Berbasis Digital
Indeks SPBE Capai 3,62, Pemprov Jatim Terus Geliatkan Pelayanan Publik yang Cepat, Efisien, Berbasis Digital

15 Januari 2024
#gubernurjawatimur,khofifahindarparawansa,

Selengkapnya
Gubernur Khofifah Apresiasi Gudang Biomassa PT Ajinomoto dan Dorong Percepatan Transisi Energi
Gubernur Khofifah Apresiasi Gudang Biomassa PT Ajinomoto dan Dorong Percepatan Transisi Energi

15 Januari 2024
#gubernurjawatimur,khofifahindarparawansa,

Selengkapnya
Kendalikan Inflasi, Gubernur Khofifah Terus Gelar Pasar Murah di Berbagai Daerah
Kendalikan Inflasi, Gubernur Khofifah Terus Gelar Pasar Murah di Berbagai Daerah

15 Januari 2024
#gubernurjawatimur,khofifahindarparawansa,

Selengkapnya
Sepanjang 2021-2023, Angka Kecelakaan Kerja di Jatim Menurun
Sepanjang 2021-2023, Angka Kecelakaan Kerja di Jatim Menurun

15 Januari 2024
#gubernurjawatimur,khofifahindarparawansa,

Selengkapnya
Gubernur Khofifah Apresiasi Upaya Hilirisasi Petani Mangrove
Gubernur Khofifah Apresiasi Upaya Hilirisasi Petani Mangrove

03 November 2023
#Khofifah Indar Parawansa,Gubernur Jawa Timur,Festival Mangrove Jatim

Selengkapnya