BPS Jatim Catat Persoalan Mendasar Dunia Konstruksi

  • 5717 view
  • setda,jatim,sekda ,bpsjatim

Jatim Newsroom - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur mencatat bahwa permasalahan mendasar dari dunia konstruksi adalah dalam hal tenaga kerja. 

"Jumlah pekerja konstruksi memang semakin meningkat, akan tetapi tenaga kerja yang mempunyai skilled labour kurang mendapat kesempatan kerja sesuai bidang keahliannya," ujar Kepala BPS Jatim, Dadang Hardiwan sebagaimana dipublikasikan di laman resmi BPS Jatim, Selasa (10/1/2023). 

Dalam laporan Statistik Konstruksi Provinsi Jawa Timur 2021 tercatat bahwa kesempatan kerja banyak diberikan kepada unskilled labour karena memang upah yang rendah dan bukan termasuk pekerja tetap.

Adapun mengenai bahan bangunan yang tersedia di pasar cukup beragam dengan harga yang cukup kompetitif. Namun demikian tidak bisa dipungkiri bahwa transportasi merupakan penunjang yang sangat penting bagi industri konstruksi. 

Kondisi sarana dan prasarana yang relatif bervariasi, dari yang cukup memadai hingga sangat memadai, mengakibatkan harga bahan bangunan antarwilayah di Jawa Timur menjadi bervariasi pula. 

"Indeks kemahalan konstruksi antar kabupaten/kota di Jawa Timur di tahun 2021 lebih rendah jika dibandingkan tahun 2020. Faktor transportasi menjadi tantangan sektor konstruksi di Jawa Timur yang harus mendapat perhatian," terangnya. (idc/n)



Berita Terkait
Ekspor Nonmigas Jatim di Desember 2022 sebesar 94,79%
Ekspor Nonmigas Jatim di Desember 2022 sebesar 94,79%

24 Januari 2023
#setda,jatim,sekda ,bpsjatim

Selengkapnya
BPS Jatim Rilis Data Perusahaan Konstruksi Jatim
BPS Jatim Rilis Data Perusahaan Konstruksi Jatim

11 Januari 2023
#setda,jatim,sekda ,bpsjatim

Selengkapnya
Kepala BPS Jatim: Sektor Konstruksi Pegang Peranan untuk Ekonomi
Kepala BPS Jatim: Sektor Konstruksi Pegang Peranan untuk Ekonomi

11 Januari 2023
#setda,jatim,sekda ,bpsjatim

Selengkapnya
Konstruksi Sumbang 9,07% PDRB Jatim
Konstruksi Sumbang 9,07% PDRB Jatim

11 Januari 2023
#setda,jatim,sekda ,bpsjatim

Selengkapnya