Awal Agustus, Panitia KSI II Gelar Susur Sungai Bengawan Solo

  • 1029 view

Jatim Newsroom – Kongres Sungai Indonesia (KSI) II Jawa Timur telah dilaunching oleh Gubernur Jatim H Soekarwo dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo pada April lalu. Untuk mengawali kegiatan, Pokja KSI II Jatim bakal menggelar kegiatan Pra KSI II yakni Susur Sungai Bengawan Solo pada awal Agustus. “Susur sungai akan dilakukan mulai 1 Agustus 2016 mulai start di Ngawi melintasi Bojonegoro, Tuban, Lamongan dan berakhir di Gresik. Dalam susur sungai ini, kami hanya fokus di Bengawan Solo dengan mengidentifikasi dan menghimpun data berbagai aspek seperti lingkungan, ekonomi, sosial, dan budaya masyarakatnya,” kata Penanggungjawab Susur Sungai dari Pokja KSI II Jatim, Imam Rochani, Jumat (29/7). Menurutnya, susur sungai ini menjadi hal penting karena dulu seluruh transportasi dan kehidupan dari sungai sebagai pusat peradaban. “Kalau dulu sungai pusat peradaban, sekarang sungai kurang diperhatikan. Banyak rumah membelakangi sungai dan kondisinya kurang diperhatikan,” ungkapnya. Rencananya, kegiatan susur sungai Bengawan Solo ini dilakukan mulai dari wilayah Jawa Tengah dan juga Jawa Timur dengan tim yang berbeda. “Kita hanya susur dui wilayah Jawa Timur saja. Yang wilayah Jawa Tengah dilakukan tim dari Sekretariat Nasional KSI di Jawa Tengah dari Wonogiri sampai perbatasan Ngawi,” ujarnya. Usai susur sungai dilakukan, selanjutnya tim kajian akan merumuskan hasil temuan dan data yang terkumpul. Lalu dilanjutkan kegiatan workshop untuk pembahasan hasil susur sungai tanggal 11 Agustus. Ia menambahkan, dari hasil susur sungai ini akan menjadi bahan dalam pelaksanaan KSI II di Selorejo. Ia mengartakan, data akan ditampilkan saat kongres. “Ini contoh yang telah dilakukan Jawa Timur yang ke depan bisa dijadikan contoh atau rujukan bagi seluruh provinsi di Indonesia. Data ini juga bisa menjadi acuan bagi pemerintah provinsi dan kabupaten untuk bisa mengambil kebijakan terkait sungai,” jelasnya. Kegiatan akan diikuti oleh berbagai SKPD Pemprov Jatim, mulai dari Satpol PP, Badan Lingkungan Hidup, BPBD, Dinas PU Pengairan, Biro SDA, dan BBWS. Diperbantukan pula tim dari Garda Lingkungan Jatim dan Kopaska dari Armatim. Selama seminggu menyusuri Bengawan Solo, akan ada empat pos titik pemberhentian untuk evaluasi dan dilakukan pelepasan bibit ikan oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Jatim. (afr)



Berita Terkait
Indeks SPBE Capai 3,62, Pemprov Jatim Terus Geliatkan Pelayanan Publik yang Cepat, Efisien, Berbasis Digital
Indeks SPBE Capai 3,62, Pemprov Jatim Terus Geliatkan Pelayanan Publik yang Cepat, Efisien, Berbasis Digital

15 Januari 2024
#gubernurjawatimur,khofifahindarparawansa,

Selengkapnya
Gubernur Khofifah Apresiasi Gudang Biomassa PT Ajinomoto dan Dorong Percepatan Transisi Energi
Gubernur Khofifah Apresiasi Gudang Biomassa PT Ajinomoto dan Dorong Percepatan Transisi Energi

15 Januari 2024
#gubernurjawatimur,khofifahindarparawansa,

Selengkapnya
Kendalikan Inflasi, Gubernur Khofifah Terus Gelar Pasar Murah di Berbagai Daerah
Kendalikan Inflasi, Gubernur Khofifah Terus Gelar Pasar Murah di Berbagai Daerah

15 Januari 2024
#gubernurjawatimur,khofifahindarparawansa,

Selengkapnya
Sepanjang 2021-2023, Angka Kecelakaan Kerja di Jatim Menurun
Sepanjang 2021-2023, Angka Kecelakaan Kerja di Jatim Menurun

15 Januari 2024
#gubernurjawatimur,khofifahindarparawansa,

Selengkapnya
Gubernur Khofifah Apresiasi Upaya Hilirisasi Petani Mangrove
Gubernur Khofifah Apresiasi Upaya Hilirisasi Petani Mangrove

03 November 2023
#Khofifah Indar Parawansa,Gubernur Jawa Timur,Festival Mangrove Jatim

Selengkapnya