ASN Jatim Berlatih Jadi Pengajar Bidang Komunikasi dan Informatika

  • 8579 view
  • pelatihan,SPBE,Dinas Kominfo Jatim

Jatim Newsroom  - Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jawa Timur berlatih menjadi tenaga pengajar di bidang komunikasi dan informatika. Pelatihan ini difasilitasi  Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP Kominfo) Surabaya dengan mengadakan Training of Trainers (ToT) Program Government Transformation Academy (GTA). 

Pelatihan berlangsung di kantor Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur selama 4 hari, tanggal 24-27 Oktober 2023. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk pelatih atau fasilitator andal yang memiliki kompetensi mumpuni sehingga dapat berperan aktif sebagai pelatih profesional. Ada dua topik pelatihan yang akan diberikan yaitu Arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Fasilitator Pembelajaran Digital. 

Kepala Bidang Aplikasi Informatika Dinas Kominfo Jatim, Achmad Fadlil Chusni berharap pelatihan ini mampu menciptakan lingkungan belajar yang produktif sehingga peserta bisa menjadi trainer secara teknis maupun non teknis. 

“Saya juga berpesan kepada instruktur supaya bisa menjadikan teman-teman ini siap menjadi pengajar ke kabupaten/kota di Jawa Timur. Jadi tidak hanya upgrade pengetahuan tapi juga meningkatkan indeks SPBE,” ujarnya di kantor Dinas Kominfo Jatim, Selasa (24/10/2023). 

Kabid Fadlil pun mewakili Kepala Dinas Kominfo Jatim, Sherlita Ratna Dewi Agustin untuk membuka ToT GTA ini. “Selamat datang di Kominfo Jatim. Selamat mengikuti pelatihan. Semoga membawa manfaat bagi kemajuan Jawa Timur. Terima kasih. Dengan mengucap bismillahirrohmannirrohim kegiatan pelatihan ini resmi dibuka,” tegasnya. 

Perwakilan dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Pusdiklat Kementerian Kominfo) RI, Charviano Hardika menerangkan ToT GTA yang diikuti lebih kurang 25 orang ini berfokus pada peningkatan kompetensi ASN di Jawa Timur. 

Pihaknya juga menggandeng Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI untuk memperkuat kualitas tenaga pengajar. “Mulai dari memahami metodologi pembelajaran, memilih media pembelajaran, hingga menyusun rencana pembelajaran. Nanti di akhir juga peserta akan melaksanakan micro teaching, mempresentasikan rencana pembelajaran yang sudah disusun,” terangnya. (idc/s)



Berita Terkait
Indeks SPBE Capai 3,62, Pemprov Jatim Terus Geliatkan Pelayanan Publik yang Cepat, Efisien, Berbasis Digital
Indeks SPBE Capai 3,62, Pemprov Jatim Terus Geliatkan Pelayanan Publik yang Cepat, Efisien, Berbasis Digital

15 Januari 2024
#gubernurjawatimur,khofifahindarparawansa,

Selengkapnya
Gubernur Khofifah Apresiasi Gudang Biomassa PT Ajinomoto dan Dorong Percepatan Transisi Energi
Gubernur Khofifah Apresiasi Gudang Biomassa PT Ajinomoto dan Dorong Percepatan Transisi Energi

15 Januari 2024
#gubernurjawatimur,khofifahindarparawansa,

Selengkapnya
Kendalikan Inflasi, Gubernur Khofifah Terus Gelar Pasar Murah di Berbagai Daerah
Kendalikan Inflasi, Gubernur Khofifah Terus Gelar Pasar Murah di Berbagai Daerah

15 Januari 2024
#gubernurjawatimur,khofifahindarparawansa,

Selengkapnya
Sepanjang 2021-2023, Angka Kecelakaan Kerja di Jatim Menurun
Sepanjang 2021-2023, Angka Kecelakaan Kerja di Jatim Menurun

15 Januari 2024
#gubernurjawatimur,khofifahindarparawansa,

Selengkapnya
Gubernur Khofifah Apresiasi Upaya Hilirisasi Petani Mangrove
Gubernur Khofifah Apresiasi Upaya Hilirisasi Petani Mangrove

03 November 2023
#Khofifah Indar Parawansa,Gubernur Jawa Timur,Festival Mangrove Jatim

Selengkapnya