145 Pelaku Usaha Ikuti Misi Dagang Jatim-Bengkulu

  • 1881 view
  • Gubernur Jawa Timur,Misi Dagang,investasi,bengkulu

Jatim Newsroom – Sebanyak 145 pelaku usaha mengikuti misi dagang dan investasi antara Jawa Timur dengan Bengkulu, Senin (3/7/2023) Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, kegiatan ini diharapkan mampu membangun pertumbuhan ekonomi yang inklusif. 

“Kita tentu berharap investasi dari luar negeri, tapi investasi dalam negeri juga sama perannya untuk bisa membangun pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Makin tumbuh, makin meningkat kesejahteraan masyarakat. Makin tumbuh, makin banyak bisa menyerap tenaga kerja,” tegasnya. 

Ia pun menerangkan, kegiatan ini dapat menjadi akses pertemuan antara trader dan buyer, serta investor. Apalagi, kata Gubernur Jatim, dari 32 jalur tol laut di Indonesia, sebanyak 27 jalur tol laut melewati Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur. 

“Siapa tahu ada investor dari Bengkulu, raw material-nya dari sini luar biasa, udang luar biasa dari sini, kopi luar biasa dari sini. Jikalau ada kemungkinan proses pengolahan, butuh area dan pelaku usaha dari Bengkulu ingin berinvestasi untuk melanjutkan produk-produk untuk diekspor, di Surabaya ada yaitu di Rungkut dan ada juga Rembang di Pasuruan,” jelas Gubernur Khofifah. 

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Iwan, mengatakan sebelumnya telah dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman antara Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dengan Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah pada hari Minggu (2/7/2023). 

Kemudian, ditindaklanjuti hari ini dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebanyak 14 oleh Perangkat Daerah, 8 oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan 4 oleh asosiasi kedua provinsi. 

“Misi dagang ini dihadiri oleh lebih kurang 200 peserta di antaranya pelaku usaha, para kepala perangkat daerah, dan pimpinan instansi vertikal dari kedua provinsi,” terang Kadis Iwan. 

Kadis Iwan melaporkan, komoditi yang ditransaksikan antara lain produk hasil peternakan, perkebunan, pertanian, dan produk perikanan serta jasa lainnya. Kegiatan ini, lanjutnya, merupakan agenda penting dalam peningkatan kerja sama dan sinergisitas antara pemerintah dan stakeholder terkait, serta para pelaku usaha dari Jawa Timur dengan Bengkulu. (idc/s)
 



Berita Terkait
Jatim Misi Dagang ke Bengkulu, Bangun Ekonomi Inklusif dan Persaudaraan
Jatim Misi Dagang ke Bengkulu, Bangun Ekonomi Inklusif dan Persaudaraan

04 Juli 2023
#Gubernur Jawa Timur,Misi Dagang,investasi,bengkulu

Selengkapnya