Surat Pembaca

 
Surat Pembaca hanya menampilkan data yang sudah mendapat tanggapan dari instansi terkait.
     
Tgl Surat Pembaca: 2015-10-10 08:10:55  
  Dari: Tri -  
  Ditujukan kepada: PDAM KAB. MALANG  
  Pertanyaan:  
  Sebelumnya Keluhan pelanggan di situs PFAM Kab. Malang, tdk bisa simpan (ini disengaja atau bgmn ya ?! Yth. Pimpinan PDAM Kab. Malang Dengan Hormat, Air di kawasan perum GPA, khususnya di blok RT IV (warga bag. Atas), V,VI RW12, dulu mendapatkan jatah air Jam 4 s.d 7 malam, jam 5-6 pagi, sekarang sdh tidak kebagian lagi Hal ini mungkin karena bertambahnya jml penduduk di bagian bawah dan mereka masing2 sdh buat tandon. Celakanya ketika tandon mereka sdh Penuh saat giliran warga bagian atas PDAM sdh mematikan pasokan airnya. Sepertinya dari dulu hingga kini PDAM tidak pernah berhasil mengatasi masalah air di wilayah ini, Kami prihatin dg kondisi ini dan saat ini Kami hanya bisa pasrah setelah bertahun2 komplain dan demo tdk menghasilkan hasil yg optimal, kami doakan semoga PDAM diberikan kemampuan mengatasi mslh ini terutama semoga tim manajemennya diberikan kecerdasan dan kesigapan. Terima kasih.  
     
  Tgl Jawaban: 2015-10-12 13:06:40  
  Jawaban:  
 

Terimakasih. Kami akan meneruskan keluhan ini ke PDAM Kabupaten Malang

 
     
Tgl Surat Pembaca: 2015-10-09 09:36:30  
  Dari: Suratmadi - Blitar  
  Ditujukan kepada: Ajang Wadul  
  Pertanyaan:  
  Jalan beraspal sepanjang 2 Km hasil swadaya masyarakat merupakan jalan anternatif antar kecamatan menuju ke Kab. Malang telah rusak, mohon diperbaiki. Terima kasih.  
     
  Tgl Jawaban: 2015-10-09 09:37:24  
  Jawaban:  
 

Setelah dilakukan koordinasi dengan Dinas PU Bina marga kab. Blitar: Bahwa Dinas PU Blitar sudah meninjau lokasi terlapor dan dapat kami identifikasi bahwa jalan tersebut berstatus jalan desa (belum ber SK Bupati) sehingga diluar kewenangan penanganan ke depan kami akan berkoordinasi dengan pemerintah desa pemangku kepentingan di lokasi tersebut untuk dianggarkan dana desa, supaya kerusakan tersebut dapat teratasi.

 
     
Tgl Surat Pembaca: 2015-10-09 09:31:48  
  Dari: M.Ihsan - lamongan  
  Ditujukan kepada: Ajang Wadul  
  Pertanyaan:  
  Saya rakyat kecil yang merasa dirugikan dengan pengurusan Sertifikat tanah yang sudah hampir 4 tahun belum selesai padahal saya sudah diminta uang 5 juta dimuka, bagaimana solusinya?. Terimakasih.  
     
  Tgl Jawaban: 2015-10-09 09:33:53  
  Jawaban:  
 

Setelah dilakukan koordinasi dengan BPN Kab. Lamongan diperoleh keterangan :

1. Saudara M.Ihsan telah dikonfirmasi melalui telpon bahwa pemohon sertifikat yang diajukan tidak didaftarkan sendiri oleh M.Ihsan, melainkan melalui jasa pegawai Notaris dengan proses : - Pendaftaran pertama kali - Pemecahan sertifikat menjadi 2

2. Berkas permohonan sertifikat dengan proses pendaftaran pertama kali atas nama Sdr. M.Ihsan didaftar pada Kantor Pertanahan Kabupaten Lamongan tanggal 4 April 2014 Nomor berkas : 11442/2014 dengan membayar biaya pendaftaran sesuai peraturan Pemerintah No. 13/2010

3. Permohonan sertifikat pertama kali atas nama M.Ihsan sudah selesai tanggal 22 Juni 2015 dengan Nomor Hak Milik : 183/Gempoltukmloko dan tanggal 23 Juni 2015 sudah diambil oleh Sdr. Joko selaku penerima kuasa

4. Pendaftaran Pemecahan atas nama M.Ihsan belum didaftarkan belum didaftarkan pada Kantor Pertanahan Kabupaten Lamongan, untuk itu sdr. M Ihsan seharusnya bertanya kepada orang yang diberi kuasa/ Notaris yang mengurusnya.

5. Jadi pengakuan yang disaampaikan sesuai surat tersebut diatas selama 4 tahun dan dengan uang Rp.5.000.000 (Lima Juta Rupiah) kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lamongaan tidak benar, perlu kami sampaikan untuk diketahui bahwa hal seperti ini sering terjadi di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lamongan. 

 
     

 

First Previous


FORM SURAT PEMBACA
 
   
  Nama:
 

Alamat:

  Telp:
  Email:
  Instansi / Organisasi:
  Ditujukan kepada:
  Judul:
  Isi
  Copy Identitas Diri:

  *Surat pembaca hanya memproses yang melampirkan copy KTP.
 
 

Can't read the image? click here to refresh