Press release BMKG

27 January 2016 | PPID

Press Release BMKG

Menanggapi banyaknya beredar informasi tentang dampak dinamo siklon tropis yang terjadi di Samudera Hindia, dengan ini kami sampaikan bahwa:

1. Info tsb bukan bersumber dari BMKG, dan sebagian besar tidak sesuai dg kondisi faktual dan dapat membingungkan masyarakat;

2. Memang benar saat ini tg 25 Januari 2016 tumbuh siklon tropis Corentin di Samudera Hindia sekitar 75.9 BT 27.2 LS (Barat-Barat Daya Australia) bergerak ke arah selatan dan menjauhi wilayah Indonesia;

3. Memperhatikan posisi siklon tersebut yang cukup jauh, siklon tersebut tidak memberi berdampak signifikan pada cuaca di Indonesia pd saat ini;

3. Kondisi yang terjadi, pada akhir Januari 2016 terpantau beberapa fenomena Atmosfer yang dapat mempengaruhi peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia, antara lain:
- Peningkatan aktifitas Monsoon dingin Asia yang berpotensi menguat dalam beberapa hari kedepan;
- Fase basah pada osilasi barat-timur (Osilasi Madden Julian) yang akan masuk wilayah maritim kontinen (Indonesia);
- Angin baratan kembali muncul seiring dg menguatnya indeks surge;
- Moda Dipole yang memberikan penambahan pasokan uap air, khususnya di wilayah Indonesia bagian Barat.

Berdasarkan faktor-faktor tersebut, diperkirakan potensi hujan akan meningkat dalam beberapa hari kedepan khususnya di wilayah: Sumatera bagian Selatan, Jawa, Jabodetabek, Bali, NTB, Sulawesi Selatan dan Tenggara, Maluku bagian Tengah dan Papua bagian Tengah. 
Diprediksikan terjadi peningkatan tinggi gelombang di wilayah perairan selatan Jawa hingga Nusa Tenggara Barat, Laut Natuna, Selat Makassar, Laut Sulawesi, Perairan Kep. Sangihe, Laut Maluku, Perairan utara Papua dan Papua Barat.
Memperhatikan kondisi atmsofer saat ini, masyarakat diharapkan mewaspadai potensi peningkatan curah hujan yang dapat mengakibatkan dampak lanjutan terjadinya bencana Banjir, Tanah Longsor, Banjir bandang dan Angin Kencang, terutama di daerah yang tersebut di atas serta wilayah yang rentan terjadi bencana. 

4. Masyarakat diharap dapat mengakses informasi cuaca dan iklim BMKG resmi pada web www.bmkg.go.id atau twitter @infoBMKG

Jakarta, 25 Januari 2016

Dr. Yunus S. Swarinoto
Deputi Bidang Meteorologi - BMKG

 

Web Statistic