Waspada Corona, Belanja di Pasar Surabaya Bisa Dengan Online

14 April 2020 | Berita & Pengumuman
Waspada Corona, Belanja di Pasar Surabaya Bisa Dengan Online

Jatim Newsroom – Waspada Corona, belanja di pasar tradisional Kota Surabaya saat ini bisa dilakukan secara online atau daring. Hal ini bisa dilakukan  setelah Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya Surabaya meluncurkan layanan belanja daring sebagai upaya mengantisipasi penyebaran dan penularan Virus Corona.

Direktur Pembinaan Pedagang PD Pasar Surya di Surabaya, M Taufiqurrahman mengatakan, belanja daring adalah layanan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tanpa masyarakat datang atau berbelanja ke pasar. “Jadi kebutuhan masyarakat tetap bisa terlayani, tetapi pembeli tidak perlu datang ke pasar. Cukup dengan telepon,” ujarnya dalam rilisnya kepada media, Selasa (14/4).

Kata dia, PD Pasar Surya akan mengunggah nama dan nomor telepon pedagang di laman https://pasarsurya.surabaya.go.id. Nama dan nomor telepon pedagang tersebut akan dikelompokkan berdasarkan pasar masing-masing.”Lalu klik menu belanja daring, pilih cabang area dan pilih pasarnya. Pastikan pembeli memilih pasar yang paling dekat dengan domisilinya,” tuturnya.

Menurutnya pada pilihan pasar itulah dicantumkan daftar nama dan nomor telepon pedagang sehingga pembeli tinggal memilih pedagang yang dikehendaki sesuai dengan keinginan belanjanya. “Selanjutnya, silakan telepon langsung, dan menyebutkan pesanan belanjaannya. Nanti belanjaan itu akan diantar dan pembayaran dilakukan di rumah,” tambah M Taufiqurrahman.

Sementara itu, pengiriman bisa dilakukan langsung oleh pedagang yakni pesanan bisa diantar melalui jasa transportasi daring atau pengemudi ojek daring. Karena ada pengiriman, pembeli akan ada biaya tambahan yakni ongkos kirim. “Soal pengiriman ini bisa dilakukan komunikasi langsung antara pembeli dengan pedagang. Maksudnya, pengiriman inginnya menggunakan apa,” ungkapnya.

Ia menuturkan, belanja daring ini bakal diterapkan di seluruh pasar yang dikelola PD Pasar Surya. Tetapi data yang sudah diuggah di laman memang belum mencakup semua pasar dan pedagang. “Secara bertahap kita akan unggah terus nama pedagang dan nomor teleponnya karena sekarang kita juga sedang menginventarisir nama pedagang dan nomor teleponnya,” pungkasnya. (Ryo/p)

Web Statistic