Sebanyak 29 Juta Penduduk Jatim Sudah Lakukan Perekaman E KTP

28 November 2017 | Berita & Pengumuman

Jatim Newsroom - Perekaman Elektronik Kartu Tanda Penduduk (E-KTP) di Jatim sudah selesai dilaksanakan, yaitu 29 juta lebih dari total penduduk Jatim sebanyak 30 juta.

Hal itu disampaikan Gubernur Jatim, Soakarwo di Grahadi Surabaya, Selasa (28/11).

Dikatakannya, untuk menyelesaikan kekerungan E KTP ini di Jatim saat ini sudah ada datang blanko E KTP dari mendagri. Maka itu pada 2018 mendatang akan menyelesaikan kekurangan E KTP di Jatim dengan melakukan pendataan kembali warga yang belum melakukan perekaman E KTP tersebut.

Pihaknya juga menyampaikan, untuk permasalahan baik Daftar Penduduk Potensial Pemilih (DP4) dengan KPU Jatim juga sudah berjalan dengan baik. karena pihak pemprov selalu mensuport dan membantu kebutuhan data kependudukan ke KPU Jatim.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo mengatakan  saat ini sudah ada 178,5 juta penduduk, atau 96,4 persen dari total jumlah penduduk, yang sudah melakukan perekaman KTP-elektronik.

Mendagri berharap, pemerintah juga pro aktif mendorong warganya agar melakukan perekaman KTP-elektronik. Misalnya dengan menjemput bola ke warga. "Sebagian besar sudah dilakukan di Jatim. Setiap hari orang naik motor ke RT/RW menanyakan siapa yang belum melakukan perekaman," katanya.

Perekaman ini, menurutnya, mengalami kesulitan di kota-kota besar. Terutama warga yang tinggal di rumah mewah dan di apartemen. Padahal saat ini masih ditemukan data ganda, yang dicatat oleh Tjahjo Kumolo, jumlahnya sekitar satu juta jiwa.

Sementara, berkaitan ketersediaan blangko KTP-e, Cahyo Kumolo mengatakan, pencetakan blanko itu sudah selesai. "Sudah teken kontrak. Kemarin Perum PNRI bilang, kenapa tidak melakukan penunjukan langsung saja. Itu yang kami menolak," ujarnya.

Namun Tjahjo Kumolo mengakui, untuk pendistribusian blangko ini ke berbagai daerah di seluruh Indonesia tidak bisa dilakukan secara langsung tuntas. Harus bertahap. (pca)

Web Statistic