Program Pasar Meriah Jatim Akan Diadopsi Pemerintah Pusat

20 April 2017 | Berita & Pengumuman
Program Pasar Meriah Jatim Akan Diadopsi Pemerintah Pusat

Jatim Newsroom – Pasar Meriah yang diselenggarakan Dinas Perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Jawa Timur akan diadopsi pemerintah pusat untuk dijadikan inspirasi atau contoh bagi provinsi lain di Indonesia. Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah mengapresiasi gelar pasar meriah tetapi murah Jawa Timur yang sudah beberapa kali diadakan.
            Inspektur  Jenderal  Kementerian Perdagangan (Kemendag) , Srie  Agustina, saat menghadiri Pembukaan Pasar Meriah  di Halaman Disperindag Jawa Timur  Surabaya, Kamis (19/4) mengatakan,  kegiatan ini bisa ditularkan ke Disperindag kabupaten/kota di berbagai daerah Indonesia.
            Kegiatan pasar meriah yang diselenggarakan Disperindag Jawa Timur adalah inspirasi baru dan akan menjadi contoh pemerintah daerah lain di Indonesia. Jawa Timur merupakan provinsi inspirator bagi provinsi lain untuk memajukan Industri Kecdil Menengah (IKM).
            Program ini pun, kata Srie Agustina, mempunyai nama yang menarik. Kata "Meriah" karena di dalam pasar ada harga murah.
    “Ini merupakan kegiatan luar biasa dan diharapkan terus berlanjut," Ujar Irjen kemendag.     Di pasar murah meriah masyarakat bisa membeli sembako untuk persediaan dua minggu sampai tiga minggu. Dengan adanya pasar meriah Disperindag telah membuka jaringan yang lebih luas.  
            Kadis Perindag Jawa Timur, M Ardi Prasetiawan, mengatakan, kegiatan pasar meriah ini sudah ke tiga kalinya dan diselenggakan setiap bulan pada hari Kamis dan Jumat minggu ketiga.         Kegiatan ini bertujuan untuk membantu dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat khusnya menjelang Puasa dan Lebaran. Pasar meriah juga sebagai peluang pilihan masyarakat khusunya komoditi bahan pokok yang berkualitas dengan harga dibawah harga pasar.
            Agar pasar murah meriah bisa berjalan dengan baik, Disperindag berkoordinasi dengan BUMN, BRI, Aprindo, PPI, kantor Sansat, BI, Bulog dan para UKM. Dengan Samsat masyarakat bisa membayar pajak kendarqaan dan hadirnya BI bisa transaksi tukar uang baru dan sebagainya.
       Pada pasar meriah kali ini diikuti oleh sekitar 50 stand yang terdiri 15 stand makanan minuman (Mamin),  satu stand Cafe, 5 stand kuliner khas Surabaya, 6 stand bahan pokok, industri kecil menengah (IKM) 20 stand. Stand sembako BRI dan stand pijat urat.
    Di pasar meriah gula pasir dijual Rp 11.000/kg, beras harganya berpariasi mulai Rp 9.000-10.000/kg, telur ayam Rp 16.500/kg, bawang putih Rp 35.000/kg, bawang merah 25.000/kg dan buah-buahan dengan harga terjangkau.
    Setiap Kegiatan ini selalu ada dorprize bagi pengunjung yang berbelanja. Kegiatan ini dibuka mulai pukul 08.00 sampai 15.30 Wib. (ryo)

Web Statistic