Permudah Ekspor-Impor di Jatim, Pemerintah Beri Fasilitas Pusat Logistik Berikat

16 March 2017 | Berita & Pengumuman

Jatim Newsroom- Pemerintah memberikan fasilitas Pusat Logistik Berikat (PLB) untuk mendukung efisiensi, mempermudah biaya logistik kegiatan industri, mendukung ketersediaan bahan baku dan mempermudah ekspor-impor bahan baku.

Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Enggartiasto Lukita saat meresmikan Aplikasi Dashboard Peningkatan Ekspor Pengendalian Impor (PEPI) untuk perlindungan konsumen dan Pusat Logistik Berikat (PLB) serta penguatan fungsi Kantor Perwakilan Dagang (KPD) mendukung gerai maritim di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (15/3) malam mengatakan, salah satu yang diberi fasilitas PLB di Jawa Timur adalah PT Indra Jaya Swastika.

Adanya fasilitas PLB merupakan amanat dari Paket Kebijakan Ekonomi Jilid III dan ditindaklanjuti oleh Kementerian Perdagangan dengan dikeluarkannya Permendag No 64/M-DAG/PER/9/2016 tentang Ketentuan Pemasukan dan Pengeluaran Barang Asal Luar Negeri Daerah Pabean Ke dan dari PLB.

Ketentuan ini memberikan kelonggaran kepada importir bahan baku industri yang memanfaatkan gudang PLB yaitu penundaan ketentuan impor sampai paling lama tiga tahun. Penundaan kewajiban membayar bea masuk dan penundaan pajak impor serta barang impor yang masuk PLB kecuali limbah non B3 dan dikecualikan dari kewajiban verifikasi atau penelusuran teknis impor di pelabuhan muat (negara asal).

Saat ini, sudah ada 32 PLB yang berlokasi di Jawa seperti Surabaya, Karawang, Cikarang, Cibitung, Purwakarta, Cilegon, Cakung, Bandung. Kemudian di Bali ada di Denpasar, Aceh dan  Kalimantan di Balikpapan. PLB yang ada adalah untuk mendukung berbagai sektor industri yang meliputi minyak dan gas, pertambangan, tekstil, kimia, makanan, kosmetik dan otomotif.

Direktur Utama PT Indra Jaya Swatika, Utami mengatakan, PLB adalah merupakan kebijakan pemerintah yang sesuai dengan peraturan Menteri Keuangan No 272/PMK.04/2015 tentang Pusat Logistik Berikat (PLB) dengan tujuan untuk meningkatkan daya saing industri dalam negeri, dengan cara menurunkan logistik cost. Penurunan logistik cost ini salah satunya diperoleh dengan cara meminimalkan deomorage dan detention cost serta menjadikan Indonesia sebagai hub logistik.

PT Indra Jaya Swatika adalah salah satu perusahaan logistik skala nasional dan merupakan PLB pertama di Jawa Timur. Perusahaan yang dipimpinnya siap mendukung pemerintah provinsi untuk meningkatkan daya saing industri di Jawa Timur. Perusahaan yang dipimpinnya telah memiliki lahan dengan total 26 hektare termasuk luas PLB 2,5 hektare yang terdiri dari 1,5 hektare lahan/lapangan da 1 hektare gudang. Perusahaan tersebut juga dilengkapi peralatan logistik terintegrasi baik dari sisi peralatan maupun software  

PLB PT Indra Jaya Swatika hadir untuk memenuhi berbagai golongan industri khususnya industri andalan Jawa Timur termasuk industri sepatu, pangan, IKM, serta industri sejenisnya. PLB juga memberikan kemudahan baik impor dan ekspor. Kemudahan impor PLB dapat berfungsi sebagai hub logistik dimana importir tidak membayar be masuk.selama barang tersebut ada di PLB dan dapat dikeluarkan secara parsial.sedangkan ekspor PLB memberikan kemudahan sebagai tempat pameran dan tempat lelang. (ryo)

Web Statistic