Pemprov Siap Kawal Produktivitas Pelaku UMKM

15 March 2017 | Berita & Pengumuman
Pemprov Siap Kawal Produktivitas Pelaku UMKM

Jatim Newsroom- Pemerintah Provinsi Jawa Timur, melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), siap mengawal produktivitas para pelaku usaha sehingga bisa besaing dan diterima masyarakat. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jatim, I Made Sukartha usai membuka Gelar Produk Unggulan Jawa Timur 2017 di Surabaya, Rabu (15/3) mengatakan, ada tiga solusi yang ditawarkan Gubernur Jatim Soekarwo untuk meningkatkan nilai UMKM, yakni meningkatkan produksi yang berkualitas sesuai kebutuhan pasar, menetapkan harga yang bisa bersaing dipasar, dan memberikan modal dengan bunga ringan. Mengatasi masalah permodalan dan pemasaran sejak tahun lalu, Pemprov sudah menyiapkan skema pembiayaan bagi UMKM dengan menyiapkan dana Rp400 miliar melalui skema Loan Agreement dengan pihak Bank Jatim. “Persoalan biaya produksi juga sudah difikirkan pemerintah melalui skema yang pembiayaan atau modal dengan bunga rendah maksimal 9%, di bank pemerintah,” terangnya. Mengikuti perkembangan saat ini, Pemprov menurut Made akan melalu beberapa trobosan salah satunya pemasaran berbasis teknologi, untuk menembus pasar online, dengan cara mendata UMKM yang melum mengerti media online untuk memasarkan produknya. “Kami saat ini sedang menyiapkan aplikasi, semua gratis beda dengan situs online belanja yang ada saat ini dimana pengguna masih dikenakan biaya,” ungkapnya. Selain itu, Pemprov juga akan tetap memperkuat pasar offline yang sudah dilakukan selama ini salah satunya pameran produk. “Pameran adalah pintu masyarakat mengenal produk UMKM Jatim, semakin banyak mengikuti maka akan semakin baik,” imbuhnya. Sampai saat ini menurut Made, 26 perwakilan dagang Jatim di seluruh Indonesia terus membatu memasarkan dan mengenalkan produk UMKM sehingga bisa bersaing bukan hanya dengan produk dari provinsi lain saja, tetapi juga produk dari negara tetangga. “Memberikan ruang pada UMKM adalah tugas kami. Pemprov juga sangat memberi apresiasi pada pihak swasta yang berani menggelar pameran,” tuturnya. Pemprov akan memfasilitasi produk yang sudah berhasil dipameran, untuk mengikuti event serupa di daerah lain, guna mengakur pasar dan kualitas produk apakah bisa diterima atau tidak. “Kita harus terus berinovasi agar produk Jatim bisa bersaing dan diterima masyarakat Indonesia bahkan mancanegara,” harap Made. (hjr)

Web Statistic