Parade Senja, Dishub Ajak Pemuda Jadi Pelopor Keselamatan Berkendara

19 February 2016 | Berita & Pengumuman
Parade Senja, Dishub Ajak Pemuda Jadi Pelopor Keselamatan Berkendara

Jatim Newsroom  - Dinas Perhubungan dan LLAJ Prov jatim mengajak kepada pemuda agar menjadi pelopor keselamatan berkendara. Pelopor keselamatan berkendara di jalan raya dapat dilakukan dengan cara mematuhi rambu lalu lintas, menghormati pemakai jalan, serta disiplin berkendara.

Wahid Wahyudi, Kepala Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan Provinsi Jawa Timur di sela acara Parade Surya Senja Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di Grahadi Surabaya, Kamis (18/2) mengatakan, ketiga cara itu menjadi syarat mutlak faktor selamat di jalan raya, utamanya kepada sesama pengguna jalan harus saling menghormati pada saat di jala raya. “Kedisiplinan diri itu sangat berpengaruh terhadap sikap disiplin secara umum termasuk di jalan raya, termasuk disiplin patuhi rambu, disiplin hormati pemakai jalan lain dan disiplin berkendara itu sendiri“ terang Wahid.

Lebih lanjut dijelaskannya, dalam pelaksanaan upacara dan atraksi parade senja ini juga terkandung unsur-unsur kedisiplinan, kebersamaan, dan kekuatan yang sudah ditunjukkan oleh siswa pelajar dari TK, SD, SMP, SMA, dan Mahasiswa. “Saya salut serta memberi apresiasi tinggi kepada generasi muda dan saya berharap jadilah pemuda pelopor keselamatan berkendara di jalan raya,“ pinta Wahid.

Dicontohkannya, menyimak penampilan gelar atraksi drumband dari TK, SD, SMP, dan unjuk gelar DB Gita Swara Bhuwana Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan (ATKP) Surabaya yang memukau penonton dan undangan yang hadir di halaman Grahadi. “Lihatlah para pelajar dan terakhir atraksi drumband ATKP, semua disiplin bahkan ditunjang dengan kekuatan,seperti yang diperagakan oleh mahasiswa ATKP,“ kata Wahid.

Menyinggung era globalisasi dunia,dengan berkembang pesatnya teknologi informasi seperti sekarang ini maka akses informasi di belahan negara lain dalam hitungan detik sudah dapat juga diketahui oleh orang lain di seluruh dunia apalagi sekarang ada media sosial seperti facebook, twiter, line, whatapp dan aplikasi lain yang bisa didownload gratis maka sangat mudah orang untuk membuat berita melalui media sosial.

“Fenomena medsos ini sudah luar biasa banyaknya, maka semua bisa jadi jurnalis. Nah, wartawan yang asli tinggal mengkonfirmasi terhadap berita yang ada di medsos. Pesan saya, hindari pengaruh negatif kemajuan teknologi informasi ini,“ pesan Wahid

Sementara yang bertugas selaku Komandan Upacara Penurunan Bendera adalah Muhammad Nizar anggota Menwa UISA Surabaya sedang peserta upacara terdiri dari pelajar SD, SMP, SMA, Mahasiswa dan undangan SKPD serta umum. (pno)

Web Statistic