Jelang Tahun Baru, Kapolda Imbau Masyarakat Jatim Tetap Waspada

29 December 2016 | Berita & Pengumuman

Jatim Newsroom- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur mengimbau kepada masyarakat di Jatim untuk tetap  untuk tetap waspada dan hati-hati terhadap segala ancaman keamanan yang kemungkinan bisa saja terjadi menjelang malam tahun baru.

"Saya minta kepada masyarakat tetap waspada dan hati-hati. Harapan kita tidak terjadi apa-apa,”  demikian imbauan Kapolda Jatim, Irjen Pol Anton Setiadji di Mapolda Jatim, Kamis (29/12)

Untuk pengamanan, pihaknya menerjunkan 12.350 personel pada sejumlah titik yang dianggap rawan seperti tempat, perkumpulan orang dan jalan. Namun dirinya yakin kondisi yang kondusif ini akan tetap terjaga. Untuk saat ini dirinya tidak mempunyai firasat apa-apa, berbeda dengan tahun lalu. Dia berharap kondisi yang sudah aman ini terus terjaga, sehingga masyarakat bisa beraktivitas dengan nyaman dan tenang. “Alhamdulillah situasi di Jatim kondusif. Semoga tidak ada apa-apa, sehingga tugas saya dari mengawali sampai akhir selesai tetap kondusif,” paparnya.

Polda Jatim juga telah menetapkan status siaga 1 sejak 23 Desember hingga 1 Januari 2017. Penetapan status siaga satu bukan karena ancaman teroris, tetapi lantaran melihat situasi secara nasional. Pihaknya juga menyampaikan terimakasih kepada media yang telah mendukung kegiatan-kegiatan yang dilakukan Polda Jatim dengan laporan-laporan Jurnalistiknya.

Ia menambahkan media sudah mendukung pelaksanaan dia selama ini. Catatan-catatan jurnalistik yang disampaikan mencatat bahwa dukungan ini juga sampai kepada publik sebagai bahan informasi sekaligus edukasi terhadap berita-berita yang rekan-rekan sampaikan. "Oleh sebab itu saya sampaikan terimakasih kepada media kemudian baru kepada masyarakat yang mendukung,"ujar Kapolda Jatim, Irjen Pol Anton Setiadji saat didampingi oleh Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Bangun Mangera.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Bangun Mangera mengatakan pada malam tahun baru nanti pihak petugas dari Polda Jatim akan membantu dan memback up pengamanan di perbatasan seperti Surabaya – Sidoarjo. “Pada malam tahun baru nanti pihak kepolisan akan memberlakukan sistem buka tutup di perbatasan pada jam pergantian, sehingga masyarakat diharapkan dapat merayakan tahun baru di kotanya masing – masing tanpa perlu datang ke Surabaya,”ujarnya.

Ia menambahkan, pihak kepolisian akan menindak tegas kepada pengendara motor yang menggunakan knalpot brong tidak akan diberi toleransi dan akan langsung disanksi tilang. “Knalpot brong ini telah melanggar UU tentang lalu lintas, karena sudah pasti tidak standart. Bunyinya ya brong tidak seperti knalpot biasa. Kalau kita tilang itu memang tidak sesuai standart,”ujarnya.(pca)

Web Statistic