Jatim Komitmen Percepat dan Perluas Penanggulangan Kemiskinan

21 April 2017 | Berita & Pengumuman
Jatim Komitmen Percepat dan Perluas Penanggulangan Kemiskinan

Jatim Newsroom – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur berkomitmen melakukan percepatan dan perluasan penanggulangan kemiskinan. Dalam dua tahun ke depan, Jatim melalui sinergi Pemprov dan kabupaten/kota akan berupaya menekan angka kemiskinan seoptimal mungkin.

Gubernur Jawa Timur, H Soekarwo, mengatakan Pekerjaan Rumah (PR) yang masih terus dilakukan penanganan optimal adalah tingginya angka kemiskinan, yaitu sebanyak 4.638.530 jiwa dari total sekitar 40 juta jiwa jumlah penduduk Jatim. Meski sebetulnya secara persentase angka kemiskinan sudah mengalami penurunan 0,20 poin, dari 12,05 persen pada Maret 2016 menjadi 11,85 persen pada September 2016.

“Namun angka 11,85 persen itu masih diatas kemiskinan nasional 10,70. Nah ini yang terus kita kejar hingga berada dibawah angka kemiskinan nasional,” kata Gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo didampingi Wakil Gubernur (Wagub) Jatim, Saifullah Yusuf dan Sekretaris Daerah (Sekda) Akhmad Sukardi di ruang Kartanegara, Kantor Gubernur Jatim, Jumat (21/4).

Ia telah menginstruksikan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Jatim untuk melakukan pemetaan secara rinci penyebab utama masih tingginya angka kemiskinan. Melalui pemetaan tersebut nantinya akan dianalisis lebih dalam terkait penyusunan program dengan melibatkan seluruh SKPD terkait. Tiga bidang yang menjadi sorotan adalah pendidikan, kesehatan dan tenaga kerja.

Terkait instruksi Gubernur, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Jatim, Agus Wahyudi mengaku segera melakukan kajian dan pemetaan menyeluruh terkait data kemiskinan. Diharapkan dengan adanya detail data by name by address akan memudahkan penanganan dan penanggulangan kemiskinan.

“Nantinya akan diketahui penyebab kemiskinan dan kebutuhan bantuan masing-masing keluarga. SKPD terkait juga sudah siap membantu, misalnya Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Dan Tata Ruang Jawa Timur membantu pola sanitasi atau Dinas Kesehatan Jatim memastikan pemenuhan gizi dari keluarga miskin,”ungkapnya.

Lebih lanjut, Agus menambahkan gerakan percepatan dan perluasan penanggulangan kemiskinan juga dilakukan melalui program Jalan Lain Menuju Masyarakat Mandiri dan Sejahtera (Jalin Matra). Jalin Matra memiliki tiga kegiatan unggulan, yaitu program Jalin Matra bantuan Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM), Penanggulangan Feminisasi Kemiskinan (PFK) dengan sasaran kepala rumah tangga perempuan, dan program Jalin Matra Penanggulangan Kerentanan Kemiskinan (PK2).

Selain Gubernur, Wagub dan Sekda, hadir pula dalam rapat percepatan dan perluasan penanggulangan kemiskinan Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Dan Tata Ruang, Dewan Riset Daerah Jatim, Dinas Kehutanan, BPJS Kesehatan Jatim dan SKPD lainnya. (luk)

Web Statistic