HUT TNI ke-75, Khofifah : Kuncinya Sinergi dan Kolaborasi

07 October 2020 | Berita & Pengumuman
HUT TNI ke-75, Khofifah : Kuncinya Sinergi dan Kolaborasi

Jatim Newsroom - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengajak seluruh jajaran baik TNI bersama Polri, pemerintah, dan masyarakat agar bisa sinergi dan kolaborasi. Hal itu disampaikan Khofifah saat merayakan HUT TNI ke-75 tahun di Makodam V/Brawijaya, Senin (5/10/2020).
 
"Dalam membangun negara dan mewujudkan masyarakat yang makmur, maka sinergisitas lintas lini sangat dibutuhkan. Sinergi dan kolaborasi ini menjadi keyword (kata kunci) yang akan memberikan hasil baik," jelas Khofifah.
 
Khofifah lantas mencuplik kata-kata amanat Jendral Besar Sudirman yang disampaikan pada 1 Januari 1946. "Tentara Indonesia bukanlah serdadu sewaan, Tentara Indonesia adalah prajurit Ideologis" ujarnya menirukan seruan Jenderal Soedirman.
 
Amanat yang disampaikan itu, kata Khofiah, menjadi momentum strategis yakni Panglima Besar TNI Jendral Sudirman mengajak semua anak bangsa untuk menjadi prajurit ideologis menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), tetap berdaulat dan tangguh menjaga pagar ideologi bangsa.
 
"Hari ini kita membutuhkan karakter building, hari ini kita membutuhkan nasional builiding disemua lini. Oleh karena itu hal-hal terkait bangunan idiologis yang kuat supaya tidak mudah terbawa ideologi trans nasional, ini menjadi penting," pesannya.
 
Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Widodo Irwansyah, menjelaskan acara peringatan HUT TNI ke-75 dilaksanakan secara sederhana di suasana pandemi. Kegiatan yang digelar secara virtual ini sekaligus wujud syukur. Dengan tidak meghadirkan banyak orang juga sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.
 
"Mohon maaf kita laksanakan secara sederhana, hal ini disebabkan oleh situasi dan kondisi negara kita yang sedang prihatin akibat wabah Covid-19. Di samping itu kita juga mencegah terus berkembangnya virus Covid-19, jangan sampai perayaan HUT TNI ini menjadi cluster," terangnya.
 
Dalam kesempatan ini Pangdam V, juga berpamitan karena hendak memasuki masa Purna tahun depan,. "Saya ikut dalam HUT TNI ini terakhir kalinya, tahun depan tidak ikut lagi, saya tahun depan mengakhiri tugas, ini sekaligus saya pamitan," paparnya.
 
Senada dengan Gubernur Khofifah, Mayjen Widodo juga menekankan pentingnya sinergisitas. Tanpa peran serta linta lini terang Pangdam TNI bukan siapa-siapa.  Tugas-tugas yang diamanatkan menurutnya tidak lepas dari dukungan yang diberikan baik dari Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah daerah dan Forkopimda lainnya. "Sinergisitas ini lah yang kita butuhkan," pungkasnya. (afr/s)

Web Statistic