Gubernur Minta MUI Memeriksakan Pria Mengaku Nabi Isa ke Psikiater

19 February 2016 | Berita & Pengumuman

Jatim Newsroom - Gubernur Jawa Timur meminta kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim untuk memeriksa kejiwaan, Jari (44), warga Karangpakis Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang yang mengaku menerima wahyu dari Tuhan sebagai penerus Nabi Isa.

Pakde Karwo ditemui di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (19/2) sore mengatakan, pihaknya mencurigai  kejiwaan Jari terganggu, sehingga sesat. "Saya tidak mengatakan sakit, tapi saya kira MUI perlu menghadirkan psikiater untuk memeriksanya. Tadi sudah saya usulkan ke MUI," katanya.

Pakde Karwo berkeyakinan jiwa seseorang yang sehat tidak akan bersikap menyimpang dari ajaran agama yang semestinya, kecuali memang tak waras. Lantaran itu, ia berharap MUI dan Pemerintah Daerah (Pemda) terkait memeriksa kondisi Jari, baik jasmani dan rohani untuk memastikannya. "Lebih baik hadirkan dulu psikiater, agar lebih jelas statusnya kesehatannya," tuturnya.

Sebelumnya, Jari mengaku telah menerima wahyu dari Allah pada 2005. Setelah itu, ia mengklaim dirinya sebagai Isa Habibullah (Isa kekasih Allah). Bahkan, Jari mengganti dua kalimat syahadat dan ditambahi kata-kata Wa Isa Habibullah yang berarti Isa kekasih Allah. Dia menyebutkan gelar Isa Habibullah untuk membedakan antara Nabi Isa sebelum Nabi Muhammad SAW dan Nabi Isa yang turun kembali ke bumi sesudah wafatnya Nabi Muhammad SAW. (pca)

Web Statistic