Gubernur Minta Bupati dan DPRD Lima Kabupaten Buat Program Pengurangan Angka Kemiskinan

21 April 2017 | Berita & Pengumuman

Jatim Newsroom - Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Gubernur Jawa Timur meminta kepada semua tokoh partai politik (Parpol) dan Bupati/DPRD di lima kabupaten, yaitu empat Kabupaten di Madura dan Kab Probolinggo untuk membuat Program mengurangi indeks gini rasio atau tingkat kemiskinan di daerahnya, seperti langsung turun kelapangan berkomunikasi dengan memberikan pelatihan terhadap Sumber Daya Manusia (SDM).

Ketua DPRD Jatim, A Halim Iskandar, di DPRD Jatim, Kamis (20/4) mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan pemprov Jatim dan DPRD melalui program pembangunan seperti berdirinya sekolah SMK, pendirian Balai Latihan Kerja (BLK). untuk meningkatkan skill SDM disana ternyata tidak mampu mendongkrak indeks rasio gini yang ada di Madura. Sebaliknya, faktor leadership yang banyak menentukan terhadap indeks gini rasio.

"Karenanya kami berencana mengajak seluruh parpol untuk membentuk SDM yang mumpuni untuk maju sebagai Kepala Daerah. Dengan Kepala Daerah yang memiliki wawasan luas nantinya akan berimbas pada rakyat yang dipimpinnya," tegasnya.

Menurutnya, SDM memegang peran penting dalam membangun suatu wilayah. Kedepannya parpol juga ikut bertanggungjawab atas indeks gini rasio yang ada. "Pihaknya selalu mengimbau kepada Bupati/DPRD, serta parpol dan tokoh masyarakat di empat Kabupaten Madura untuk mengurangi indeks gini rasio dengan mengadakan pelatihan dan mendirikan BLK kepada masyarakat di daerahnya"┬Łujarnya.

Gubernur Jatim, H Soekarwo mengatakan, ada lima kabupaten di Jatim yang tingkat kemiskinannya memprihatinkan. Diantaranya empat Kabupaten di Madura dan Kab. Probolinggo. Pemprov dan DPRD Jatim sepakat berharap kepada Bupati, DPRD, dan Tokoh parpol di lima daerah tersebut untuk segera membuat solusi dan formula untuk mengurangi angka indeks Rasio Gini. (pca)

Web Statistic