DPR RI MINTA PEMERINTAH BENTUK TIM MEDIASI DAN INVESTIGASI KERUSAHAN ACEH

14 October 2015 | Berita & Pengumuman
DPR RI MINTA PEMERINTAH BENTUK TIM MEDIASI DAN INVESTIGASI KERUSAHAN ACEH

Jatim Newsroom- Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI meminta kepada pemerintah untuk segera membentuk tim mediasi dan investigasi. Hal ini dilakukan  agar kasus pembakaran Gereja di Kabupaten Aceh Singkil Provinsi Aceh bisa cepat diselesaikan dan tidak meluas ke tempat lain.

Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, M Sohibul Iman usai Penutupan Musyawarah Wilayah (Muswil) IV PKS Jatim di Gedung WTC Surabaya, Rabu (14/10) mengatakan pihaknya prihatin dan menyesalkan atas kasus yang terjadi di Aceh. Oleh karena itu, Pemerintah Daerah (Pemda) setempat dan aparat penegak hukum bertindak cepat untuk mengisolasi kasus ini agar tidak meluas ke tempat lain. Langkah yang harus ditempuh segera membentuk tim mediasi dan investigasi.

Menurutnya, tim Investigasi perlu dibentuk agar bisa mendapatkan fakta yang sebenarnya apa yang terjadi dan motif di belakang kasus itu. "Dengan demikian, kita bisa melakukan upaya kuratif dan preventif ke depannya," ujarnya.

Sedangkan tim mediasi dibutuhkan, karena bagaimanapun kasus-kasus ini terjadi karena tidak ada komunikasi antar elemen-elemen atau komponen masyarakat yang ada. "Dengan adanya mediasi, saya kira komunikasi bisa terjalin dan kesalahan-kesalahan dapat dihindarkan," tuturnya.

Pihaknya meminta jika aparat ketika menemukan fakta dan bukti provokasi yang melanggar aturan hukum, pemerintah harus bertindak tegas. Aparat penegak hukum bisa bertindak dengan sikap netral dan sikap yang mendahulukan pada aturan perundang-undangan daripada hal-hal yang lain. "Saya mengimbau agar masyarakat tidak terprovokasi isu ini. Karena kalau masyarakat terprovokasi, maka kejadian ini bukan bisa diselesaikan, malah akan melebar ke tempat-tempat lain," ujarnya.

Karena itu, tambah Sohibul, kehadiran tim mediasi dan investigasi sangat penting sehingga bisa menemukan kesalahannya dimana. “Kita tak bisa menduga-duga, kasus ini merupakan kesalahan dan kelemahan intelijen, tanpa kita menemukan atau melakukan upaya investigasi. Kita tunggu saja. Tapi dalam kondisi menunggu itu, kami sebagai elemen di parlemen akan mendesak pemerintah agar serius membuat tim investigasi agar masyarakat bisa cepat mengetahui latar belakang pembakaran gereja di Sigli Aceh," paparnya. (pca)

 

JIPP JATIM
GPR
LPSE
TRANSPARANSI
BPS Jatim
Web Statistic