Disnakertrans Gelar Bimtek Metodologi Pelatihan Instruktur BLK

07 April 2021 | Berita & Pengumuman
Disnakertrans Gelar Bimtek Metodologi Pelatihan Instruktur BLK

Jatim Newsroom - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jatim menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Metodologi Pelatihan Bagi Instruktur Balai Latihan Kerja dan Lembaga Pelatihan Kerja Jatim 2021 di Hotel Harris Malang, Selasa (6/4/2021).
 
Plt Bidang Lapro Disnakertrans Jatim, Sunarya mewakili kadisnakertrans Jatim  saat membuka bimtek tersebut mengatakan, melihat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) maka sangat dibutuhkan sinergitas, kreativitas dan kerjasama yang lebih baik antar semua pihak guna meningkatkan kompetensi calon tenaga kerja agar bisa bersaing dipasar kerja serta membuka kesempatan kerja baru.
 
Lebih lanjut Sunarya mengatakan, sebagaimana diketahui bersama bahwa visi Pemprov Jatim periode 5 (lima) tahun ke depan adalah Terwujudnya masyarakat Jatim yang adil, sejahtera, unggul dan berakhlak dengan tata kelola pemerintahan yang partisipatoris inklusif melalui kerja bersama dan semangat gotong royong.
 
Sehubungan dengan hal tersebut upaya untuk meningkatkan partisipasi angkatan kerja dan penyerapan, dalam pelaksanannya perlu dilakukan secara holistik, dimulai dari sinergitas antara program hulu di dunia pendidikan dan program hilir di dunia kerja dengan kata lain adanya link and match antar pendidikan vokasi denga dunia kerja serta sinergitas antara pusat, provinsi dan kab/kota.
 
Upaya pemerintah dalam menanggulangi masalah pengangguran  melalui berbagai macam program pembangunan nasional. Pembangunan nasional yang dilaksanakan oleh pemerintah merupakan perwujudan dari amanat Undang Undang Dasar 1945, yaitu membangun manusia Indonesia seutuhnya di segala bidang. Pembangunan bidang ketenagakerjaan merupakan bagian dari pembangunan SDM, dimana salah satunya adalah dengan meningkatkan kapabilitas dan kompetensi instruktur dan tenaga kepelatihan di balai latihan kerja atau lembaga pelatihan kerja.
 
Dalam mewujudkan tujuan pembangunan nasional tersebut Pemprov Jatim dengan program Nawa Bhakti Satya, dan Disnakertrans Jatim melaksanakan Nawa Bhakti kedua yaitu Jatim Kerja. Pada 2021 melalui program pelatihan dan fasilitasi sertifikasi bagi tenaga instruktur yang diselenggarakan oleh instansi/lembaga resmi yang diakui oleh pemerintah, dilaksanakan kegiatan pembinaan pengembangan profesi bagi tenaga kepelatihan dan instruktur balai latihan kerja atau lembaga pelatihan kerja. 
 
Ada keterkaitan kegiatan pendidikan dan pelatihan, dengan pendidikan dan pelatihan akan dapat meningkatkan kualitas/keterampilan dan kompetensi masyarakat/angkatan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengurangi tingkat pengangguran, mengurangi tingkat kemiskinan, dan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja oleh dunia usaha/dunia industri atau untuk memenuhi pasar kerja.
 
"Sesuai dengan tren dunia industri saat ini yaitu era revolusi industri 4.0 yang memiliki kompentensi. Salah satu syarat untuk bisa bersaing dalam memasuki dunia kerja, terlebih pasar kerja di luar negeri yang memiliki resiko lebih tinggi dan sekarang sudah eranya pasar bebas, kalau kita tidak membekali dengan kompetensi yang baik maka kita akan tertinggal," terang sunarya.
 
dan peran dari UPT-Balai Latihan Kerja Disnakertrans Prov Jatim maupun balai latihan kerja milik swasta dalam meningkatkan kualitas pendidikan, pelatihan menjadi perhatian bagi pemerintah  provinsi Jawa Timur harus didukung oleh instruktur yang profesional. 
 
Agar bimtek ini berlangsung sesuai dengan kebutuhan pendidikan dan pelatihan kerja dalam memberikan, meningkatkan, mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas, disiplin, sikap, dan etos kerja pada tingkat ketrampilan dan keahlian tertentu sesuai dengan jenjang dan kualifikasi jabatan, maka sangat diperlukan guna meningkatkan kualitas tenaga kepelatihan/instruktur di lembaga pelatihan kerja pemerintah maupun swasta untuk memperoleh instruktur dan tenaga kepelatihan yang profesional dan berkompeten. 
 
Disnakertrans berharap bisa menjadi awal terwujudnya tenaga kepelatihan dan instruktur di balai latihan kerja dan lembaga pelatihan kerja yang profesional, sedangkan kompetensi tenaga kerja dapat dikembangkan dan ditingkatkan melalui suatu pendidikan dan pelatihan yang relevan dengan kompetensinya. 
 
Kompetensi tersebut memerlukan pengakuan agar dapat menjadi acuan bagi rekruitmen, renumerasi, promosi dan kegiatan lain yang berhubungan dengan pencapaian visi, misi dan tujuan pelatihan. Sedangkan manfaatnya diantaranya adalah  peserta dilatih untuk menjadi seorang instruktur yang kompeten melalui pelatihan berbasis kompetensi, mampu membuat perencanaan pelatihan sebelum memulai pelatihan, meliputi membuat rencana pembelajaran, merancang durasi pelatihan, membuat silabus berbasis SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia), dan membuat lesson & session plan yang akan menjadi bekal yang penting sebagai seorang instruktur dan peserta mampu mendesain media pembelajaran, mendesain pembelajaran yang inovatif. (her/upn/n)

Web Statistic