Diskusi dengan Gubernur, KonjeN Pastikan Perusahaan Jepang Aman Selama Pandemi

11 June 2021 | Berita & Pengumuman
Diskusi dengan Gubernur, KonjeN Pastikan Perusahaan Jepang Aman Selama Pandemi

Jatim Newsroom- Konsulat Jenderal (Konjen) Jepang untuk Surabaya, Takeyama Kenichi mengunjungi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Ia ingin memastikan, bahwa perusahaan Jepang beroperasi dengan aman selama pandemi Covid-19.

Selain itu, kedatangan Konjen yang baru beberapa hari di Surabaya ini, membicarakan perihal investasi untuk Jawa Timur. Rencana  itupun disambut baik Gubernur perempuan pertama di Jatim tersebut.

"Saya juga menjelaskan, sekitar 160 perusahaan beroperasi di Jawa Timur, untuk itu kami mohon meminta dukungan kepada Ibu Gubernur, untuk membantu mereka juga, supaya kerja mereka lancar," ujarnya, Rabu (9/6/2021).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan, investasi yang rencananya akan diberikan oleh Jepang adalah pembangunan Jetty atau dermaga yang menjorok ke laut, di Pelabuhan Tuban, senilai Rp 1,5 trilun.

"Kerjasama dengan Semen Indonesia. Dan nanti rencananya akan eksport (semen) pertahun 500 ribu ton ke Amerika, melalui jetty yang sekarang mulai dibangun di Tuban," ungkap Khofifah.

Diakui Khofifah, Jepang merupakan mitra dagang strategis bagi Jatim. Bahkan, menjadi investor terbesar kedua, setelah Singapura. Selain itu, Jepang juga membuka peluang kerjasama untuk meningkatkan SDM Jatim.

"Kalau dulu ada program magang untuk pemuda. Sekarang format format lebih advance melalui hubungan antara Pemrintah Jepang dengan Indonesia. Apakah melalui Jaoan Foundation atau lembaga lainnya," tambahnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Jatim, Aris Mukiyono menambahkan, investasi Jepang dengan Semen Indonesia rencananya senilai Rp 7 triliun. Namun sementara investasi sebesar Rp 1,5 untuk pembangunan Jetty.

"Jetty-nya dipanjangkan, supaya kapal gede itu bisa masuk. Khusus untuk produksi semen yang di ekspor ke Amerika," terangnya.

Investasi Jepang tersebut untuk memproduksi semen, khusus diekspor ke Amerika, dan juga pembangunan infrastruktur pendukungnya, yakni memperpanjang dermaga, agar kapal besar mudah sandar. (hjr)

Web Statistic