Bina Marga : Temukan Jalan Rusak, Segera Laporkan Ke Aplikasi Jalak Loewe

31 December 2019 | Berita & Pengumuman
Bina Marga : Temukan Jalan Rusak, Segera Laporkan Ke Aplikasi Jalak Loewe

Jatim Newsroom - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Jawa Timur terus melakukan inovasi untuk peningkatan kemantapan jalan di Provinsi Jatim. salah satu inovasi yang dibuat PU Bina Marga Jatim yaitu aplikasi Jalak Loewe. Dimana aplikasi tersebut artinya Jalan rusak lapor dewe.

"Masyarakat di Jatim apabila menemukan jalan rusak segera laporkan lewat aplikasi Jalak Loewe, laporan tersebut Pasti tertangani. Asalkan (laporannya) lengkap,"ujar Kadis PU Bina Marga Jatim, Gatot Sulistyo Hadi dikonfirmasi di kantornya, Selasa (31/12).

Dikatakannya, setelah dicek ternyata bukan kewenangan provinsi tapi kabupaten misalnya, Gatot tetap akan meneruskan aduan masyarakat lewat aplikasi Jalak Loewe ke PU kabupaten. "Kita kan komit dengan aplikasi ini. Kalau (foto jalan rusak) sudah di-upload ke publik, tentunya saya juga tidak tinggal diam untuk penanganan jalan ini,” tegas Gatot.

Ia menjelaskan, Aplikasi Jalak Loewe isinya memang cukup sederhana. Setelah men-download di Google Play Store, masyarakat yang ingin melaporkan jalan rusak cukup menampilkan foto dan lokasi jalan rusak yang dimaksud.

“Kita sendiri personelnya juga kurang, enggak mungkin menangani 1.421 Km se-Jatim sekalipun dijaga oleh 11 UPT (Unit Pelayanan Teknis). Karena itu saya berharap kepedulian masyarakat, agar jika ada jalan berlubang segera tertangani,” paparnya.  

Lebih lanjut, pihak PU Bina Marga Jatim akan menggencarkan sosialisasi aplikasi ini di 2020, mengingat hingga kini Jalak Loewe baru diunduh 100 lebih pengguna smartphone android. “Tahun depan akan semakin digiatkan dengan sosialisasi yang gencar, karena masukan dari masyarakat bisa membantu kami dalam penanganan jalan,”jelasnya.

Ia menambahkan, Aplikasi ini juga seiring dengan semangat Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memanfaatkan teknologi untuk menyosialisasikan program. “Ibu Gubernur kan menghendaki, zamannya sudah teknologi digital, tentunya kita tidak bisa tinggal diam. Teknologi itu yang harus kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya,”pungkasnya. (pca/p)

Web Statistic